Apa Saja yang Harus Ada di Undangan Pernikahan

Undangan yang baik menjawab empat pertanyaan tamu sebelum mereka sempat bertanya: siapa yang menikah, kapan, di mana, dan apakah saya diundang ke acara yang mana.

Diperbarui

Bagian yang wajib ada

Tanpa salah satu dari ini, tamu hampir pasti akan bertanya lewat pesan pribadi — dan itu berarti pekerjaan tambahan bagi Anda menjelang hari H.

Nama kedua mempelai
Nama lengkap, bukan hanya nama panggilan, disertai bin/binti atau marga bila adat mengharuskannya.
Nama kedua orang tua
Ditulis lengkap. Untuk orang tua yang telah berpulang, umumnya diberi keterangan almarhum atau almarhumah.
Hari, tanggal, dan jam
Tulis jam mulai secara spesifik. Untuk akad dan resepsi yang terpisah, keduanya perlu jam masing-masing.
Lokasi lengkap
Nama gedung atau rumah, alamat lengkap, dan tautan peta. Nama gedung saja tidak cukup untuk tamu luar kota.
Kalimat undangan dan penutup
Permohonan kehadiran serta doa restu, biasanya ditutup dengan nama keluarga yang mengundang.

Bagian yang sangat membantu meski tidak wajib

Elemen berikut tidak selalu ada, tetapi setiap satu yang Anda tambahkan mengurangi pertanyaan susulan dari tamu.

RSVP
Membantu memperkirakan katering dan jumlah kursi lebih awal.
Dress code
Sebutkan warna atau tingkat formalitas. Tamu umumnya lebih tenang bila tahu ekspektasinya.
Informasi hadiah
Bila menerima transfer, cantumkan dengan bahasa yang halus dan tidak menjadi bagian yang paling menonjol.
Catatan praktis
Ketersediaan parkir, akses masuk gedung, atau kondisi medan untuk acara di kebun dan pantai.

Perbedaan susunan menurut kepercayaan

Kerangkanya sama, tetapi pembuka dan bagian intinya berbeda. Ini yang membuat template khusus lebih rapi daripada template umum yang ditambal.

Islam
Diawali salam, disertai kutipan ayat tentang pernikahan, dengan penulisan bin dan binti serta pemisahan jelas antara akad dan walimah.
Kristen dan Katolik
Menonjolkan nama gereja atau paroki serta jam ibadah pemberkatan atau Misa Perkawinan, biasanya disertai ayat pilihan pasangan.
Hindu
Memuat rangkaian pawiwahan bertahap, karena tidak semua tamu diundang ke setiap tahap upacara.
Buddha
Umumnya dibuka dengan salam Namo Buddhaya dan menyebutkan lokasi pemberkatan bila dilakukan di vihara.
Konghucu
Menampilkan nama kedua keluarga secara sejajar, kerap disertai aksara Tionghoa dan warna merah keemasan.

Kesalahan yang paling sering terjadi

Tiga kesalahan berikut muncul berulang dan semuanya mudah dihindari: menulis waktu tanpa jam yang spesifik, mencantumkan alamat tanpa tautan peta, dan menggabungkan seluruh rangkaian acara adat menjadi satu blok sehingga tamu tidak tahu acara mana yang dimaksud untuk mereka.

Kesalahan keempat yang lebih halus: mengirim satu tautan seragam ke semua orang. Undangan yang menyapa nama tamu terbukti jauh lebih tinggi tingkat responsnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah nama orang tua wajib dicantumkan?
Pada undangan pernikahan Indonesia, hampir selalu ya. Undangan umumnya disampaikan atas nama keluarga, sehingga nama kedua orang tua menjadi bagian dari kalimat pengundangnya.
Bagaimana menuliskan nama orang tua yang sudah meninggal?
Umumnya ditulis dengan keterangan almarhum atau almarhumah di depan nama. Sebagian keluarga memilih tetap mencantumkan tanpa keterangan — sebaiknya disepakati dulu dengan keluarga.
Apakah boleh mencantumkan nomor rekening untuk hadiah?
Boleh dan kini umum dilakukan, terutama untuk tamu luar kota. Yang penting penempatannya tidak mendominasi dan bahasanya halus, misalnya diletakkan pada bagian terpisah menjelang penutup.
Perlukah mencantumkan dress code?
Tidak wajib, tetapi sangat membantu bila acara punya tema warna tertentu atau tingkat formalitas yang spesifik. Tanpa itu, tamu cenderung bertanya satu per satu.

Mulai pilih template

Panduan lainnya