Bagian yang wajib ada
Tanpa salah satu dari ini, tamu hampir pasti akan bertanya lewat pesan pribadi — dan itu berarti pekerjaan tambahan bagi Anda menjelang hari H.
- Nama kedua mempelai
- Nama lengkap, bukan hanya nama panggilan, disertai bin/binti atau marga bila adat mengharuskannya.
- Nama kedua orang tua
- Ditulis lengkap. Untuk orang tua yang telah berpulang, umumnya diberi keterangan almarhum atau almarhumah.
- Hari, tanggal, dan jam
- Tulis jam mulai secara spesifik. Untuk akad dan resepsi yang terpisah, keduanya perlu jam masing-masing.
- Lokasi lengkap
- Nama gedung atau rumah, alamat lengkap, dan tautan peta. Nama gedung saja tidak cukup untuk tamu luar kota.
- Kalimat undangan dan penutup
- Permohonan kehadiran serta doa restu, biasanya ditutup dengan nama keluarga yang mengundang.
Bagian yang sangat membantu meski tidak wajib
Elemen berikut tidak selalu ada, tetapi setiap satu yang Anda tambahkan mengurangi pertanyaan susulan dari tamu.
- RSVP
- Membantu memperkirakan katering dan jumlah kursi lebih awal.
- Dress code
- Sebutkan warna atau tingkat formalitas. Tamu umumnya lebih tenang bila tahu ekspektasinya.
- Informasi hadiah
- Bila menerima transfer, cantumkan dengan bahasa yang halus dan tidak menjadi bagian yang paling menonjol.
- Catatan praktis
- Ketersediaan parkir, akses masuk gedung, atau kondisi medan untuk acara di kebun dan pantai.
Perbedaan susunan menurut kepercayaan
Kerangkanya sama, tetapi pembuka dan bagian intinya berbeda. Ini yang membuat template khusus lebih rapi daripada template umum yang ditambal.
- Islam
- Diawali salam, disertai kutipan ayat tentang pernikahan, dengan penulisan bin dan binti serta pemisahan jelas antara akad dan walimah.
- Kristen dan Katolik
- Menonjolkan nama gereja atau paroki serta jam ibadah pemberkatan atau Misa Perkawinan, biasanya disertai ayat pilihan pasangan.
- Hindu
- Memuat rangkaian pawiwahan bertahap, karena tidak semua tamu diundang ke setiap tahap upacara.
- Buddha
- Umumnya dibuka dengan salam Namo Buddhaya dan menyebutkan lokasi pemberkatan bila dilakukan di vihara.
- Konghucu
- Menampilkan nama kedua keluarga secara sejajar, kerap disertai aksara Tionghoa dan warna merah keemasan.
Kesalahan yang paling sering terjadi
Tiga kesalahan berikut muncul berulang dan semuanya mudah dihindari: menulis waktu tanpa jam yang spesifik, mencantumkan alamat tanpa tautan peta, dan menggabungkan seluruh rangkaian acara adat menjadi satu blok sehingga tamu tidak tahu acara mana yang dimaksud untuk mereka.
Kesalahan keempat yang lebih halus: mengirim satu tautan seragam ke semua orang. Undangan yang menyapa nama tamu terbukti jauh lebih tinggi tingkat responsnya.